amr

collaboration-logo

Pipeline Analisis AMR

Menghadapi tantangan resistensi antimikroba di era modern

Resistensi Antimikroba (AMR) telah menjadi salah satu ancaman kesehatan global yang paling mendesak di abad ke-21. Fenomena ini terjadi ketika bakteri, virus, jamur, dan parasit mengembangkan kemampuan untuk melawan obat-obatan yang sebelumnya efektif dalam mengobati infeksi yang mereka sebabkan. Akibatnya, pengobatan standar menjadi tidak efektif, infeksi menjadi lebih sulit disembuhkan, dan risiko penyebaran penyakit, komplikasi serius, bahkan kematian meningkat drastis.

Di Indonesia, masalah AMR semakin mengkhawatirkan dengan meningkatnya kasus infeksi yang resisten terhadap antibiotik. Menurut data WHO, AMR dapat menyebabkan 10 juta kematian per tahun pada 2050 jika tidak ditangani dengan serius. Oleh karena itu, kemampuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis mekanisme resistensi melalui teknologi sekuensing DNA menjadi kunci utama dalam memerangi masalah ini.

Untuk siapa panduan ini?

Panduan komprehensif ini dirancang khusus untuk:

Peneliti dan Akademisi

Praktisi Kesehatan

Bioinformatician Pemula

Apa yang akan anda pelajari?

Teknologi sekuensing DNA

Pentingnya linux dalam bioinformatika

Pipeline Bioinformatika Whole Genome Sequencing Bakteri

Memahami data raw sequence (*.fastq)

Alur kerja pipeline ini

Mengapa AMR menjadi fokus utama?

Dampak global dan lokal

Resistensi antimikroba bukan hanya masalah medis, tetapi juga:

Kondisi di indonesia

Indonesia menghadapi tantangan unik dalam penanganan AMR:

Melalui pemahaman dan identifikasi gen resistensi dari data sekuensing, kita dapat:

Cara menggunakan panduan ini

Struktur pembelajaran bertahap

Panduan ini dirancang dengan pendekatan learning pathway yang sistematis:

Level Foundation: Teknologi Sekuensing

Level Technical: Environment Setup

Level Practical: Hands-on Analysis

Memulai analisis AMR pada komputer anda!

Mempelajari analisis genom untuk deteksi AMR dimulai dengan pemahaman teknologi sekuensing, kemudian berlanjut ke setup environment analisis, dan akhirnya hands-on analisis dengan perangkat lunak profesional.

Roadmap pembelajaran:

Langkah 1: Pahami platform sekuensing → Langkah 2: Setup Linux environmentLangkah 3: Praktik analisis Illumina → Langkah 4: Praktik analisis ONT → Langkah 5: Identifikasi gen AMR

Yang perlu dipersiapkan:

Software ecosystem yang akan dikuasai:

Quality Control & Preprocessing: Fastp, NanoPlot
Genome Assembly: Spades, Shovill, Flye
Assembly Evaluation: QUAST, BUSCO, CheckM
Visualization: Bandage untuk assembly graphs
Annotation: Prokka untuk functional genes
AMR Detection: Abricate dengan multiple databases
Environment: Conda untuk package management

Bila sudah siap, klik tautan berikut untuk memulai:

Panduan Analisis Pipeline AMR


Kontribusi dan Dukungan

Kontribusi: Panduan ini adalah proyek open-source yang terus berkembang. Kami sangat menghargai kontribusi berupa:

Update Berkala: Panduan ini diperbarui secara berkala untuk mencerminkan:


Referensi Ilmiah

Panduan ini dikembangkan berdasarkan literatur ilmiah terkini dari jurnal-jurnal bereputasi internasional sebagai berikut:


Didukung oleh:

This work is enabled by the support from The UK Aid Fleming Fund Country Grant to Indonesia Phase II.


Kontak & Dukungan Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan bantuan, jangan ragu untuk membuka issue di repository ini atau menghubungi tim pengembang.

Selamat belajar dan berkontribusi dalam perjuangan melawan resistensi antimikroba!